Arsip Kategori: Fotografi

It’s my life…

Minggu ini klub fotografi kantor gue mengadakan pameran foto akhir tahun bertajuk “My World, Your World, Our World”. Pameran bisa dinikmati hingga hari Jumat 19 Desember 2008 besok.

Proses voting untuk menentukan foto pilihan pengunjung dan proses penjurian untuk menentukan foto pilihan profesional (Darwis Triadi & Arbain Rambey) sudah selesai.

Alhamdulillah, dari tiga foto gue yang ikut dipamerkan, salah satunya memenangkan tempat kedua foto pilihan pengunjung dan satu foto lainnya memenangkan salah satu tempat foto terbaik pilihan profesional. Tinggal nunggu hadiahnya aja nih :)

Ini flyer-nya:
Photobucket

Photobucket

Photobucket

Old photo. It was taken 4 March 2005.

From our frontyard.
Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Bunga matahari yang cantik ini beserta pohonnya sudah hilang dari tempatnya ketika gue ke Balikpapan minggu lalu :(

Minggu-minggu ini gue mulai memasuki peak season-nya audit. Dalam 7 hari terakhir, pekerjaan gue berlangsung dengan rute: Jakarta-Balikpapan-Tanjung Santan-Balikpapan-Jakarta-Gunung Salak-Jakarta. Dan sore ini sampai 36 jam ke depan gue akan pergi Jakarta-Darajat (Garut) v.v. dan untuk hari Kamis masih ada Jakarta-Gunung Salak v.v. Sedangkan jadwal minggu depan adalah Jakarta-Balikpapan-Penajam v.v.

As usual, selama trip itu gue ngga ada akses ke internet. So, jangan heran kalo blog-nya ngga update2 ;p

Nestapa ini seperti bertambah karena hari Minggu kemaren Bi Ilah yang bantu2 di rumah memutuskan resign. Anyway, good luck to you, Bi. Wish ya all da best.

Dan… mudah-mudahan ini adalah berita bagusnya, salah seorang sahabat gue di Balikpapan, Sue, akan international assignment mulai September nanti di Perancis. Many of my friends do leave me now but surely, they’ll be back again, aamiin. Wish you all da best too, We. Cepet pulang ke Indonesia ya.

Sebagai penutup, ini ada 3 foto dari perjalanan gue di Gunung Salak. Semua diambil dari dalam mobil yang lagi jalan.

#1: The B/W, sebuah pohon yang photogenic di tikungan menuju kantor. Sayangnya gue baru liat foto ini ketika jarak gue dengannya udah terlalu dekat.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

#2: The Colour, seorang Bapak yang memacu motornya di sekitar perkebunan teh. Gue ngga tau apa yang dia bawa.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

#3: The Acid, yang ini adalah pembawa air di sekitar perkebunan sawit. Heran juga ada perkebunan sawit di tempat setinggi itu.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

#1
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Proyek pertama gue, Satisfaction, telah terbit seminggu yang lalu. Dalam versi Indonesia, buku ini dialihbahasakan menjadi: Satisfaction, Bagaimana Setiap Perusahaan Hebat Mendengarkan Konsumennya.

Dari segi materi, buku ini sangat menarik, dan bahkan lebih menarik ketimbang The Best Damn Sales Book Ever yang sudah terbit duluan. Gue sangat senang dan bangga bahwa pada akhirnya buku ini terbit juga. Bahasannya adalah tentang kepuasan konsumen, sesuatu yang gue pikir masih merupakan barang langka di Indonesia. Penulis buku ini adalah sebuah consulting firm yang berspesialisasi dalam pengukuran kepuasan konsumen di Amrik, mungkin setara dengan Frontier kalo di sini. A must-read buat anak2 pemasaran dan penikmat marketing populer!

#2

Tepat ketika buku itu terbit di Jakarta, gue justru sedang berada di Garut dan gunung Darajat dalam rangka tugas dinas di kantor operasi panas bumi perusahaan gue. Tempat yang sangat indah. Subhanallah. Membuat gue menjadi ingin segera pindah bekerja ke sana (kalo memungkinkan). Ada sedikit oleh-oleh foto dari sana & mohon maaf kalo kualitasnya ngga begitu bagus.

Foto 1: Petani yang menyirami kebun sayurnya.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Foto 2: Menara air di gunung Darajat

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Foto 3 & 4: Tanda bahaya di sekitar kawah Darajat

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

#3

Berita terakhir, dan ini adalah berita buruknya: Gue sedang mati gaya dalam bekerja!

Dalam koper dokumen2 penting gue, terdapat 3 buah foto jadul yang memuat gambar seorang bayi Ponziani yang menulis blog ini. Di bagian belakang dari salah satu foto tersebut tertera tulisan tangan bokap gue yang jelas menunjukkan tanggal dan umur gue ketika foto tersebut dibuat. Gue ngga tau di mana lokasi foto ini, tapi mungkin ngga jauh2 dari wilayah Mampang, Prapanca atau Blok A karena bokap & nyokap tinggal di sana semasa muda dulu. Sebuah foto & tulisan tangan itu gue unggah di bagian bawah ini:

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Sejujurnya, ada haru emosi yang menyeruak ketika melihat tulisan tangan bokap di foto itu. Tulisan yang tidak pernah berubah gaya dan bentuknya hingga hari ini, ngga seperti tulisan tangan gue yang masih sempat berevolusi berkali2 sebelum menemukan bentuknya sekarang. Tulisan seseorang yang membesarkan gue sampai hari ini…

Sekitar dua puluh delapan tahun kemudian, bayi di foto itu, a.k.a. gue, memberikan cucu pertama untuk sang penulis tangan. Namanya Fatih, tepatnya Muhammad Fatih Al Hanif :)

Beberapa saat lamanya tadi malam gue mengaduk2 hard disk komputer untuk mencari foto2 Fatih ketika dia berumur kurang lebih sama dengan gue di foto di atas supaya bisa dibuat perbandingan yang jelas antara gue dan dia. Teknologi digital emang udah sangat memudahkan dan, voila, alhamdulillah gue berhasil mendapatkan dapet beberapa foto yang cukup representatif :)

Ini adalah Fatih ketika berumur 4 bulan 19 hari.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Kalo yang ini adalah Fatih waktu dia berumur 4 bulan 25 hari :)

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Dan tiga foto di bawah ini adalah ketika dia berumur 5 bulan 8 hari :)

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Well, sekarang Fatih sudah berumur hampir 8 bulan. Mungkin waktunya masih sangat panjang dan gue hanya bisa berdoa untuk keselamatan dan masa depannya. Cukuplah dia berguna untuk agamanya dan itu pun sudah tugas yang amat berat.

Satu pertanyaan terakhir yang harus loe jawab dengan jujur. Bukankah kegantengan gue menurun pada Fatih? ;)

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Di sekitaran Cibubur (dan Depok, pas masih kuliah dulu), sering banget muncul petir pas lagi hujan. Saking seringnya, kamera saku digital sekali pun bisa dipake untuk memotretnya, asal mau sabar aja. Foto ini adalah view dari lantai atas rumah gue.

 Canon Ixus 65, ISO 50, 1/1 second, f/2.8.